Links

Obsesi Tentara

In Up to me on July 25, 2009 by Lambang Tagged: , , , , ,

tni3

Satnite, hari ini ku mulai malam minggu yang panjang di ruangan kampus himpitan warna hijau dan terkecil bersama mikrophone, mikser, and studio abu-abu yang disitu terdapat penghuni tetap itulah diriku. Kenyang sudah ni lambung keisi nasi plus ikan lele hasil garapan olah mulut yg “Free” traktiran temen. Niat baik ku ajak makan e malah dia yang bayarin. Emank rejeki kagak kemana cuy! Yang jelas malam minggu harus meratapi kesepian seperti pangeran katak dalam tempurung, hik-hik-hik. . (menunggu jadi manusiaNa!). Tak jelas pikiran dari mana kembali teringat akan masa lalu kala muda dahulu as ‘once upon a time’ ketika kecil pake baju tentara and jendral bintang lima dengan pistol mainanya, bener-bener kelihatan gagah berani (Woot?) ndak lupa sambil jalan di karnafal anak sambil photo-photo jenik githu. Malu dah klo keinget! Uda gedhe nggk bisa disamain waktu masih orok ya, yang cman bisa merengek nangis minta mainan and Cucu, hehe. .

Tumbuh gedhe dikit, nggak berubah sama sekali dengan keinginan masa kecil. . (pengen jadi tentara nich ceritanya!!!). Karena saking ngebetnya, pagi always jogging, siang ngayuh sepeda, sore main sepak bola, klo sempet ya main basket itupun klo temen-temen pada mau. . Eh, lupa! Basket ma minggu pagi. . yang terpenting keep in Excercise, Entah apapun jenisnya. Usut punya usut, badan ni dulu kecil amat bantet pun bertulang. . lengkap sudah kayak angkringan jemuran, hehe. . (padahal sampe sekarang nggak berubah-ubahNa!) Usaha jalan terus walau bolong-bolong kayak absen sekolah.

Tumbuh gedhe dikit lagy, masih sama. perubahan transparan ndak nampak. (Uuh! badan nape kurus sich, apa gue cacingan ya? makan normal kok. .). Enggak bukan! bukan itu alasanya kawan, memang keturunan orang biasa ya kayak gini (Bukan ngina kecil lho ya!). Setelah itu semua, pasrah dah. . uda capek kalau harus olga terus-terusan. Lucu juga kali yak lo aku daftarin diri masuk angkatan trus uda keterima, ya problem natural. . Tubuh yang pendek! Berdiri nggak sama rata, lainNya tingi-tinggi githu. . guenya bantet ndiri. Sa’umpama jadi duta dari tentara Indonesia ke rapat PBB, jelas malu-maluin banget. Bakal banyak yang mempertanyakan status gini sebagai perwakilan.”Emank nggak ada yang lebih tinggi ya?” Piker mereka. Selanjutnya, siapa bilang orang pendek tidak bisa berkarya and ndak punya potensi. Nggak perlu disebutin satu-satu siapa saja manusia pendek atau malahan terpendek yang juga berhasil mengalahkan orang tinggi. Ucok baba walau pendek dia sukses dalam bidang acting and komedi. Dan yang paling jadi subjek sekarang gue, walau pendek tapi bisa baca tulis, kuliah, tidur, (aktivitas normal except: Renang), ato kegiatan lainNa kayak orang jangkung (bukan kelebihan nich cuy!). Hilangkan diskriminasi, setiap orang punya kelebihan dan itulah sekarang yang sedang dalam riset saya, hohoho. . (ada untungnya loe tentara pendek! Klo perang matinya terakhir. . peluruNa pade nyasar ke tentara jangkung duluan!!! JFL)

Yakin dah! Jika komandan merintah, dia bakal liat kepala kita bukan muka kita dan sebaliknya kita cman bisa liat dada mereka yang berbulu lebat “as jungle”, mo ngangkat kepala dikit aja buat liat instruksi komandan malah dikira ngelawan. Bener beud efek samping jadi orang pendek. Selain tuh cuy, gue kebayang juga. . biasanya “pendek-ers” akan jadi pupuk bawang/ejekan bagi lainNa. (Stop Diskriminatif dari sekarang!). Sudahlah kawan, manusia semua sama tak ada bedanya. Perbedaan membuat perpecahan sedangkan persatuan bakal terwujud kekuatan. Tak ada yang saling menghina, tak ada yang saling mencaci, itu tujuan hidup untuk lebih saling menghargai. Ha-ha-ha. . luapan hati ni karena cita-cita dulu nggak kesampean untuk jadi ARMYMAN. Pepatah mengatakan, hilang satu tumbuh seribu, jadi jika cita-cita dan angan-angan yang satu belum terwujud bakal ada kesempatan untuk mengejar cita-cita yang lain keesokan harinya. Segala sesuatu yang terlihat baik, bisa saja buruk bagi kita yang mengharapkanya. Aku yakin, setiap orang selalu diberikan yang terbaik dalam setiap langkah hidup, walau cara pemberian kepada kita berbeda sudut pandang, bukan dalam jalan yang mulus. Jika sudah jadi anggota pasukan bersenjata, pengen lakukan yang adil untuk keamanan masyarakat dan kesejahteraanya, Bukan menjadi pembantai yang tak tau adab dan kemanusiaan seperti negara adidaya yang membantai negara kecil dengan alasan yang tak masuk akal pula. .

Be a Soldier? Why not. . Yang fun-fun aja lah tapi serious buat indonesia. .

5 Responses to “Obsesi Tentara”

  1. obsesi kecil aku jadi orang pinter…eeee dah besar jadi orang pinter bo’ong. yo wes lah, gak pa pa namanya obsesi, tinggal tuhan aja deh yang ngatur, bener tuh kita pasrah aja…
    mending punya kamu, coba tambah cerita khayal… penting itu buat latihan membuat kerangka berfikir jadi pengarang buku.

  2. bagus bagus..n salam kenal aja….

  3. yuhu…..mr. sok idich…ternyata selain curhat soal girl bisa curhat soal future…hixhixhix…lo nikmat gak dengan keadaan loe sekarang …itu bukti alow kamu mau bersyukur dengan apapun yang dikasih ma yang di atas….alow lo jadi tentara beneran kan gua jadi gak bisa angkat kerah loe…hagagagag…

  4. kalo obsesi saiiah pengen jadi istri tentara,, hahaha,,ayooo,,,yang punya kenalan tentara,,atau tentara sekalipun,,maen ke blog saiiah,, he2.. :)

  5. sama, gan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: