Monthly Archives: February 2011

Putus hubungan karena beda keyakinan

Putus hubungan karena beda keyakinan

|Semoga kita dapat mengambil hikmah dari kejadian ini|

Cerita yang sering kita dengar dan lihat di sekitar bahkan telah membudaya, dua insan manusia di pertemukan dalam satu perasaan yang dinama ‘Mahabbah atau cinta’ tanpa memandang strata sosial hingga keyakinan dari kedua belah pihak. Ada yang berakhir happy ending dan ada pula yang berlanjut na’as makin suram. Apakah boleh keadaan seperti ini tetap bertahan? Berikut alur singkat cerita itu:

Disuatu pagi bermandikan panas sinar matahari tepat di ujung kepala, dua orang sahabat sedang duduk di atas pasir pantai. Mahasiswa tingkat akhir, bernama Ugalanus, yang sedang mencurahkan isi hatinya kepada sang sahabat, Cungkringus.

Read the rest of this entry

Menulis itu susah, seperti. .

Menulis itu susah, seperti. .

Dulu saya berfikir jika kita bisa menelorkan ide-ide dalam otak dan di tuangkan dalam secarik kertas bahkan sampai mempostingkannya, maka akan terjadi seperempat keabadian. Lho, 1/4 doang? Sebab dengan telah menuliskannya membuat hal tersebut jadi bagian (agag) abadi, entah ada yang baca ataupun tidak, suatu saat akan ada makna tersendiri (yang bener?). Sayangnya, saat ini apa yang saya rasakan tentang menulis adalah seperti ini:

Read the rest of this entry