Archive for April, 2011

Articles

Apa itu kreativitas?

In Opinion on April 20, 2011 by Lambang Tagged: ,

Setahu saya dari ‘tahunya orang lain’ mengenai apa itu kreativitas, bermula dari ‘tahunya orang lain’ itu yang di hubungkan dengan mitos. (Lho, apa yang dihubungkan?) Jadi yang di hubungkan disini adalah pengertian kreativitas dengan mitos yang ada. (O, memang anda ribet jadi narator)

Mitos 1.  Kreativitas adalah bentuk langka dari kejeniusan. Ya nggak lah, siapapun bisa jadi lebih imajinatif.

Mitos ½.  Kreativitas hanya dimiliki ilmu seni dan ilmu pengetahuan saja. Teeeeet! Salah! Semua hal yang terkait dengan manusia, ilmu pengetahuan, budaya, pekerjaan bisa menjadi lahan yang subur untuk menumbuhkan kreativitas.

Mitos ¼Kreativitas itu gampang. Nggak juga tuh. Setiap orang perlu energi, dan motivasi yang kuat untuk memproduksi ide-ide orisinal.

(source: www. closertotruth.com)

Mitos ¾.  → Menurutmu? Silahkan anda isi suka-suka.


Quotes

alam bawah sadar berkata

Sekian lama manusia terkurung oleh imajinasi meraih sesuatu yang sempurna atas persepsi dirinya. Menganggap salah apa yang dinilai orang dan berlagak menghargai karya orang lain. Cuek, sebuah kata yang cukup mewakili dibanding kepura-puraanmu selama ini. Aku, dia, dan mereka mempererat jalinan silaturahmi dengan kepalsuan hubungan. Tak ada yang tega mendahulukan kebenaran si jago jilat dalam menikmati rasa jujur, padahal hati mengidam-idamkan keadaan pahitnya empedu kata. Semoga kita semua tersadarkan oleh polah zaman manusia modern, otak digital, dan akhlak purba yang mengenalkan pada keanggunan sebuah dosa tiada bertakar, sehingga indrapun melumrahi tetangga baru yang berpatok kemerataan kebebasan ide sesat.

Aku bukanlah menyalahi aturanmu ya manusia pintar. Ku coba tidak menyerapmu lebih dalam lagi jika ku tak siap. Ku coba menjauhimu perlahan, menyadari langkah mana yang harus diambil dan mana yang harus terdiam sejenak. Tak bermaksud biadab beradab dengan memperhalus kelakuanku untuk menyisihkanmu. Ada saat-saat dimana keberadaan kita ditentang oleh diri sendiri dan didukung ketempat yang semestinya belum beranjak kesana. Mau apa di tempat seperti itu dimana engkau tak dapati kejernihan haqiqi sebongkah darah padat yang kau sebut qolbu sebagai kompas iman. Retak karena matinya haq. Retak hanya wujud bukannya pecah asal menyengsarakan perasaan dan pikiran memutuskan aliran keterkaitan ilahi.

Jika sudah ‘salah’, mau kau kemanakan ‘benar’?

Posted April 18, 2011 by Lambang

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.