Statuses

Memerahputihkan diri

In Daily / Experince on August 14, 2009 by Lambang Tagged: , , , , , , , ,

IMG_2716 IMG_2718

Merdeka! sebuah kata yang menjadi kewajiban pokok bagi setiap warga indonesia, karena sebentar lagi kita akan menghadapi hari penuh pejuangan di masa lalu, hari penuh kenangan sepanjang masa, hari yang tidak bisa di remehkan sebab disitulah kita sebagai warga indonesia dapat merasakan kebebasan yang seleluasanya pada tanggal 17 agustus. Terbayang sebagai generasi muda masa kini, pasti begitu berat perjuangan para pahlawan di medan perang seperti halnya mengusir penjajah (belanda selama 3,5 abad antara awal abad ke 17-an sampai pertengahan abad ke-20 & jepang) di taah air kita ini, hanya bermodalkan bambu runcing dan persatuan yang nyata kuatnya di hadapan para foreigner untuk mengambil hasil bumi, rempah-rempah. Harapan jelas banyak untuk kedepannya, apalagi pemilu presiden juga belum selesai, ditambah masalah lain dalam negeri seperti terorisme “Noordin M. TOP” yang berhasil lolos dari sergapan densus 88 di temanggung, jawa tengah. Setelah di tes DNA, hasil menunjukkan bahwa korban yang terbunuh bukanlah noordin tapi malah seorang anggota jaringan teroris (Ibrohim) yang akan di persiapkan sebagai pengantin bom selanjutnya. Jadi, segesit itukan (bagai belut) buronan yang dicari-cari polisi dan oknum masyarakat? suatu saat pasti kita dapat menemukanya.

Serentetan kegiatan di bulan ini begitu menyibukkan. Agustus, bulan fenomenal dan terkenal keangkeranya dengan acara yang penuh disana-sini. Tanggal 12 agustus 2009, kegiatan karnaval di daerah kecamatan kebonsari dapat selesai dilaksanakan. Apalagi kemaren sempat ditunjuk sebagai pembina karnaval di sekolahan yang lalu, begitu capek & udara panas di siang hari. Nggak apa-apa! apapun ituh masih dalam koridor kebaikan untuk sesama bakal dilakuin toh tujuan utamanya untuk membantu. Disitu timbul perasaan dan dilema, sebuah pertanyaan dalam otak kecil ini muncul, “Ternyata nggak gampang cari uang!“. Baru disuruh membina adhik kelas selama 7 hari untuk karnaval baru tahu, begitu terasa melelahkan menguras tenaga, walau dihitung pendapatan bukan seberapa. Pasti guru-guru & pengajar tetap/kontrakan di luar sana juga merasakan hal yang sama di tiap harinya atau bahkan lebih terforsir, pikiran bercampur tenaga yang harus di keluarkan untuk mendidik para murid-murid di sekolah. Siap mentap juga ketahanan fisik yang harus dijaga agar tidak gampang mengeluh atau sakit ketika menjalankan kewajiban sebagai seorang pekerja. Buat pemula bisa di ambil kesimpulan, Awal yang bagus untuk mengetahuan seberapa banyak pengorbanan yang harus dikeluarkan untuk mencapai tujuan hidup kita dan semua itu tidak didapat secara cuma-cuma, perlu perjuangan lebih dan waktu yang tidak sedikit.

Ada kejadian-kejadian menarik yang tak terlupakan selama membina dan juga kejadian yang kurang menyenangkan untuk diingat. Dimulai dari hal menyebalkan tersebut, sempat ketilang polisi lalu lintas di pagi hari di jalan ponorogo sebab melewati traffic light pas lampu merah. Tak tahu kalau ada polisi didepan terpaksa harus berhenti, mau dipaksa ngebut biar lolos dari penyergaan ternyata tak sanggup karena berboncengan dengan teman, jadi ada beban di motor kesayangan ini. Uang saku Rp. 50.000,00 harus kurogoh disaku celana untuk para polisi yang meminta. Sudah ditawar Rp. 20.000, 00 tapi mereka menolak, kenapa tidak sedikit kasihan kepada kami seorang pelajar untuk biaya tiap harinya yang nggak sedikit dikeluarkan di kampus. Pikirku, “Tega bener nich polisi, moga aja dapat balasan yang setimpal!“. Ikhlas nggak ikhlas ya harus dibayarin ke depan muka. Hati inipun mengeluh,” Seharusnya uang sebanyak itu lebih baik aku kasih ke fakir miskin atau pihak-phak yang lebih membutuhkan ketimbang orang-orang yang sudah nyata mampu, ya sudahlah! bukan rezeki aku!“. Sejak peristiwa tersebut, kecewa banget dengan pihak berwajib yang suka minta uang para pengendara bermotor, semoga mereka diberi petunjuk yang benar. Tapi saya yakin, pasti ada orang-orang yang baik dan benar didalam kelompok mereka yang nggak mau meminta uang lebih di luar prosedur.

Hari sebelumnya juga sama, kaca spion motor vega sebelah kanan harus copot dari tempatnya setelah jatuh karena mengerem mendadak. Untung nggak nabrak parah kakek tersebut, ya salah dia! belok kiri tanpa liat arah kanan, jadi nggak begitu tau kalau saya mengendara tepat di sampingnya. Biasa kalau pagi hari situasi jalanan begitu ramai, mungkin kakek tersebut kurang dengar suara motor milik saya. Sikapnya yang begitu cuek dan seakan menjadi seorang yang paling benar itu lho yang bikin jengkel, untung dia seorang manula coba masih muda bakal menjadi sasaran Emosi di pagi hari. Hari sebelumnya tak beda jauh (sebelum ketilang polisi), sempat dikerjain temen satu kantor. Niat awal hanya pengen minjam kacamata unique di tempatnya untuk acara karnaval, tapi dikerjain abiz-abizan. . ternyata, jauh banget tempat dia KKN jadi harus banyak tanya di kanan-kiri jalan menuju TKP. Ya biarlah, ujian berat datang silih berganti (lebay nich!), semuanya terasa ringan bak kapas yang melayang di udara, sebab kita harus tahu, Allah SWT tidak akan menguji hambanya jika hamba tersebut tidak mampu melaksanakan. That’s the point!, Untuk itu kawan selagi kita mampu kenapa harus bilang tidak untuk sesuatu yang mungkin terlaksana karena kemampuan kita. Haruslah berusaha lebih baik dari sebelumnya dan tidak gampang menyerah untuk kebaikan kehidupan di dunia dan akhirat. Apalagi sekarang bertepatan dengan hari kemerdekaan, mesti lebih punya semangat 45 sebagai generasi muda bangsa.  Untuk peristiwa yang menyenangkan sepertinya belum bisa di tulis dulu ya, karena akan ada kelanjutan yang lebih menarik untuk diceritakan di luar konteks kemerdekaan ini. so, never give-up! Dirgahayu indonesiaku ke-64! aku cinta dikau ibu pertiwiku dan jayalah selalu.

NB: Gambar di atas udah di luar cerita euy, ntuh pas hari H-nya agustusan di kampus. .

7 Responses to “Memerahputihkan diri”

  1. merdeka! wah, karnavalnya ternyata sudah dikirab. selamat atas suksesnya karnavalnya, mas lambang, mesti harus merelakan ngasih duwit ke pak polisi, hehe … kirab karnaval kendal masih berlangsung tanggal 18 nanti.

  2. EMANG ACARANA ANGKER TA????
    CIEEEE JADI LEBIH SUSAH NGAJAR TK DARIPADA NYUAP NE???
    HAHAHAHA….????
    ALOW NYUAP SURUH ORANG TAAT TAPI DIE KETILANG JADI BURUNG KUTILANG….????
    WACH NGRITIK NURDIN M.TOP TAPI DIA BELAJAR KORUP????
    ALOW GITU KNALPOTNYA DI BLONG AJA BIAR KAKEK DENGER?????
    JADI ALOW BOCAH LO GOROK????
    SEJAK KAPAN NGANTOR
    ??????
    IYA ALOW GITU GAK BOLEH REPOTIN TEMAN LAGI

    HUGAGAGAGAGAGAAGGAGAAGAGAGGAAGGAGAGAGAGAGGAG>>>……..

  3. masih merah atau sudah putih?😆

  4. dan kita akan tetap melawan penjajah dalam bentuk neokapitalisme dan neoliberalisme…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: