Links

Cukup 3 saja!

In Up to me on September 12, 2009 by Lambang Tagged: , , , , , , , ,

1004273_92796983

Sudah lama kebiasaan dahulu tidak terulang lagi, sewaktu tidak ada hiburan di tempat tinggal dan keseharian hanya diisi dengan belajar, belajar, dan belajar. Mau nonton televisi. . harus mampir ke rumah tetangga dan jika bosan, hal lain yang dilakukan hanya memutarkan radio rakitan milik teman sekamar. Itulah kehidupan seorang pelancong dari daerah lain. Kejadian seperti itu pernah saya alami ketika masih menduduki usia sepantara anak  SMU atau bisa di katakan setelah lulus dari SMP-nya. Akan tetapi, dari situlah suatu hal positif muncul dari diri ini untuk rajin menulis dan membaca. . Seperti halnya menuliskan kegiatan-kegiatan yang terlewatkan di keseharian dalam sebuah catatan kecil yang biasa anda sebut ” DIARY”. Bukan hanya kejadian harian yang mempunyai kesan untuk ditulis, ternyata buku yang saya gunakan untuk media curhat itu juga mempunyai cerita sendiri, sebuah buku dengan sampul berwarna hijau dan merah hati dengan tulisan “DELUXE SHERIFF AGENDA” berwarna keemasan ini menjadi awal autobiografi  sewaktu saya menemukan buku catatan ini di buang oleh pemiliknya di samping kamar dimana saya tinggal bersama kawan-kawan asrama. Yah, entah memang rejeki saya atau karena ketidakbecusan diri untuk mengembalikan ke pemilik asalnya sebab identitas yang tertera di sampul dalam buku itu tidak jelas, akhirnya saya putuskan untuk memanfaatkan keberadaannya buat menulis “daily diary”, dengan alasan ” dari pada di buang sia-sia kan sayang! mendingan dipake “. Dan sekarang apa daya sudah bukan kebiasaan lagi untuk sering menulis apapun tentang kejadian keseharian di diary, jadi saya sudah resmi berhenti dari jurnalis diri itu. Sebagai bukti kongkret, akan saya posting 3 bagian dari tulisan terdahulu mulai dari permulaan, pertengahan, dan akhiran. Secara 100% saya sadar bahwa garapan tangan untuk menulis diary dulu tidak ada bagus-bagusnya, mohon di jadikan maklum kalau ada kalimat yang kekanak-kanakkan (hehe. . ). Dengan penuh resiko, finalnya saya “buka kartu” sebagian dari cerita hidup yang sudah saya tulis dengan tinta hitam di atas kertas putih itu.

BAGIAN AWAL: Senin, 31 July 2006

Sudahlah ya Allah… hentikan semua bencana ini, gempa, tsunami, gunung meletus. semua sudah cukup kami untuk merasakanya tapi aku tidak dapat mengerti, kenapa dengan cepat Engkau mengambil sahabatku…. dia masih dalam tahap…. dia mau belajar. Dia adalah temanku, aku tidak ingin kehilangan satu dari semua temanku. Engkau mengambil nyawanya tapi hanya satu yang bisa aku harapkan, berikan tempat terbaik di sisi-Mu ya Allah. Ayahnya petani dan ibunya hanya pekerja rumah tangga. Pernah sekali aku melihat dia menagis sehabis latihan paskibra di Gedung olahraga sambil baca koran. Semuanya…. semua menangis waktu itu termasuk diriku. Menangis kami bukan karena cengeng tapi karena belum bisa menampilkan pengibaran bendera yang terbaik. Belum… berarti bukanya tidak bisa malahan merupakan kesempatan untuk bisa. Dia orangnya tegar, pintar, taat, tampan, tanggung jawab, pikiran dewasa walaupun dari “ADI”. Semua sudah Engkau rencanakan, kemaren Engkau menjemputnya.

Dulu waktu di gontor dua, dia adalah mudabbir. Sangat dan bahkan sudah pantas untuk menjadi mudabbir. Dia dari bogor, umurnya 15 tahun, kelas I D, juga anggota Dewan Kerja Koordinator. Cita-cita dan keinginan sangat tinggi tapi cukup sekian cerita hidupnya. Waktu di air terjun sarangan, waktu acara hiking (JAMBORE & RAIMUNA PMDG 80th) menyanyi-nyanyi sambil merasa dinginya air terjun bersama. Dan sewaktu baca Al-Qur’an di masjid (sore), Aku dan sahabatku berbincang-bincang tentang masalah apa saja yang ada di dalam Al-Qur’an. Aku menerangkan ini dan itu. Dia menyelangi,” Mbang, kamu kok bisa ngomong lancar kayak gini dari mana? ” celetusnya. Tapi ku jawab seadanya. Hanya sedikit kenangan yang ada tapi itu semua sudah cukup membekas. Hari ini kita jalani hidup kita masing-masing, terpisah oleh dua jalan (Dunia dan Alam kubur). Selamat jalan sahabatku, selamat tidur selamanya. Semoga amalmu di terima di sis-Nya. Amin

Sahabatku… M. YUSUF

BAGIAN TENGAH: Senin, 6 Agustus 2007

Adalah suatu kebodohan bagi seorang teenager membiarkan terbuang waktu dengan percuma. Hanya dengan merenung dan memimpikan tanpa adanya suatu perencanaan dan pelaksanaan tak akan pernah mengetahui gagal dan suksesnya suatu hal tersebut.

Tepatnya, hari ini ibu guruku tercinta meneteskan air mata kebahagiaan bersama suasana hari di XII IPA. Santai tapi pasti! surprize yang kami berikan untuk memperingati ulang tahunnya. Kue dan oleh-oleh yang kami berikan memang sederhana. Tapi bukan harga benda yang dilihat, yaitu cara ketulusan, dan perjuangan untuk mencari benda tersebut demi menyenangkan hati ibu tercinta.

Sayang seribu sayang, kenapa belum pernah sekalipun aku memberikan sesuatu buat orang tua tercinta yang melahirkan, merawat, membesarkan, mendidik, dan men- yang lain di kala hari ulang tahun mereka! Why guys? itulah yang mengganjal di hatiku sekarang. Tapi harapanku semoga selama aku hidup di dunia untuk selalu dapat membuat hati mereka bahagia tanpa kecewa.

Fakta banyak kekecewaan yang mereka rasakan setelah kelakuan. Itu semua karena perbedaan pendapat. Dalam hatiku, semoga juga Allah dapat memahami semua yang terjadi. Amin

BAGIAN AKHIR: Sabtu, 12 July 2008

Tadi malam dan juga sebelum hari ini, aku dapat nomer teleponnya adhik kelasku. Awalnya masih berjalan mulus dan nggak ada maksud apapun untuk itu. Hanya mengenang memori lama. Tiba-tiba ada nomer nyasar masuk handphone. Langsung aja ku telpon malam itu. eh… ternyata adalah teman lakinya adhik kelasku tadi. Dari telponnya terdengar nada yang ndak suka sama diriku yang katanya gangguin ceweknya. Yaudah… ku fair kok.

Kesimpulanya= nggak akan ganggu lagi! STOP.

One Response to “Cukup 3 saja!”

  1. hmmm….. numpang baca kang Lambang….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: