Statuses

Ternyata tidak mudah menjadi seorang MC!

In Daily / Experince on May 2, 2010 by Lambang Tagged: , , , ,

Statement itu saya keluarkan setelah tadi malam tepatnya (1 mei 2010) bertepatan dengan hari buruh atau biasa kita kenal ‘May Day’ menjadi awal kalinya saya nge-mc di panggung agag formal. Wah, ternyata tidak semudah yang saya bayangkan ketika kaki sudah menginjakkan panggung utama dan microphone sudah di tangan kanan. Otak langsung berfikir keras untuk mencari ide-ide kreatif untuk di keluarkan agar suasana bisa sedikit cair.

Kemampuan itu terealisasikan setelah saya mendapat kepercayaan untuk memandu acara “PENTAS SENI PERDANA UKM SEIYA 2009/2010” di kampus hijau tercinta STAIN PONOROGO bersama teman seangkatan Yossy Amanda. Wow! mantep cuy, ternyata kayak gini rasanya. Baruku tahu, tidak mudah untuk menjadi seorang Choky sitohang dan presenter-presenter terkenal lainnya. Acara tersebut dibagi 3 season, sesi drama teater, sesi paduan suara mahasiswa, dan juga sesi musik bersama band-band anak kampus.

Beberapa kritikan ternyata sudah dirancang setelah acara selesai, sebab ada bagian evaluasi di tiap-tiap bagian. Seperti hal yang saya terima adalah:

  1. MC masih telat masuk stage ketika acara habis dan berganti ke acara lainnya
  2. walking around stage, masih terasa terfokus pada satu bagian panggung

Walau hanya dua kritikan yang saya dengar, tapi ada koreksi lain yang terbentuk di image otak ini:

  • Kurangnya komunikatif dengan penonton
  • Garing
  • Ngebosenin
  • Sedikit formal
  • Leluconnya jayus, hehe.
  • De El El.

Selama ini anggapan mudah itu terjawab sudah, ternyata benar-benar tidak gampang menjadi seorang presenter. Perlu adanya latihan, kontrol emosi, dan tahu keadaan sekitar tempat kita ber-action. Selanjutnya, saya nanti yach masukan dari teman-teman yang baca post ini. Thank’s before.

paduan suara mahasiswa STAIN Ponorogo 2009/2010

Suasana di belakang panggung dengan anak teater pojok

Yossie, absolutly me, and Winda

Panitia Happy Ending

23 Responses to “Ternyata tidak mudah menjadi seorang MC!”

  1. saya jg pernah jadi mc, menurut pengalaman saya mc tuh harus punya banyak variasi dan perbedaharaan kata, waktu itu hampir disetiap pergantian acara kata2 yg saya ucapkab ya itu-itu saja, saya sendiri ngerasa garing apalagi audience heheh 🙂

    • Oh, githu ya mas! harus banyak-banyak baca buku kalo mau punya variasi kata yang lebih baik. masih terasa kaku dan kurang relax sama penonton.

  2. Terus berusaha tuk menjadi yang terbaik,,, Hidup untuk belajar sob!

  3. Saya pernah jadi mc acara kecil kecilan

  4. wew aku suka demam panggung loh klo kayak2 gini hehehe😀

  5. hadoh.. saya kira MC tempat buang air besar.. (dooh)

    smangatt!!

  6. Setidaknya udah berani untuk nongol di panggung.😀
    Kalo saya ga bakal mau nerima jadi MC.:mrgreen:

  7. ga pernah dan ga bakal mau jadi MC di mana pun, sy kan pemalyuu😛
    kalo sy liat siy, rata2 MC itu tingkat kepedeannya diatas rata2, sedikit lagi dibilang narsis dan banci tampil😆 jadi kalo ada salah2 sedikit mah ga dipeduliin, sambar aja, yg penting PD😀

    sekian pelajaran tidak berharga dari saya,,, *ngakak*
    selamat deh mas sudah pernah merasakan jadi MC, smoga bisa merambah wilayah yg lebih profesional😉

    • Amin mbak illa! ya namanya aja baru belajar githu, masih banyak salahnya waktu perform. . tapi tetep sich seperti yang mbak katakan, sambar abiz! hehe. .
      ini sugesti yang bagus, nanti saya khan coba dach!

  8. eh, ternyata ada fotoku juga di dekat pintu:mrgreen:

    iya pren, menjadi MC hari ini tidak hanya sekedar jualan suara, karena harus ada keseimbangan antara kemampuan panggung dan juga intelektual.😉

    gut lak deh!

  9. ahh kalau saya malah belum pernah ada yg nawarin saya jadi MC, udah keliatan garing kali hehe..

  10. dicoba lagi terus biar terbiasa.. lama2 kan enjoy🙂

  11. memang paling susah……dan yang paing susah adalah moment “Ice Breaking” -nya……padahal kalo gunung esnya sudah mencair…kata-kata akan mengalir bak air sungai.

    salam

    http://thomasandrianto.wordpress.com/2010/06/01/apakah-mimpi-berwarna/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: