Archive for January, 2011

Quotes

kepekikan yang memekik

Sedikit keluarlah kawan, kan kau dapati banyak ruas janji ke-agag-pastian
Segala keluh kesah akan kemelaratan tak ubahnya niat penguasa mencengkeram alur kehidupan
Ibu pertiwiku akan hancur oleh segala idealisme yang tak idealis
Tak ada yang mau berlomba mencapai puncak praktek non-profit di diri
Akankah paham-paham ikut tumbuh dengan sendirinya mengikuti nasib tak berimbang
Yang mengakar, menjamur, seolah-olah sudah terlahir tanpa berakhir
Menjadikan keborokan massal ini dianggap lumrah seluruh
Aku tak ingin ikut tapi aku mati atau aku harus ikut untuk bisa hidup
Bukan kepanikanku segera berakhir jika pilih memudar
Tapi meninggalkan bekas sisi buram melumpuhkan kejernihan masa depan terlahirnya generasi
Sudahlah, jangan kau anggap ini hanya drama sinetron yang selalu berakhir baik
dengan kemenangan seorang protagonis nyata
Sampai kau bingung, harus pilih diantara pahlawan yang mana
Seseorang di dalam gedung mirip kura-kurakah
Seorang wakilmu berbaju safari kantong empatkah
Orang diantara kebijakan penabur amal dan jasakah
Aku benar-benar di puncak kebinguangan sekarang kawan dengan harapan asa pahlawanmu itu
Baiklah kuputuskan
Aku saja pahlawanmu itu
Entah engkau mau tapi itu harus terjadi
Entah Ketidaksukaan merajalela merumput tidak lagi menjamur di tiap nadi tiap kepala
Sebab seperti dewa telah meninggalkan manusia sekarang
dan itu, manusia harus menjadi pahlawan
untuk dirinya yang tak sendiri juga orang yang tak lain
Pasrahku tak ubahnya Pasrahisme narapidana tervonis
Keliruku berpendapat menjadi Kelirumologi

Just the way I am starin’ at You, Indonesia

Posted January 26, 2011 by Lambang

Articles

Pameran kaligrafi di Kampus Hijau Ponorogo

In News on January 25, 2011 by Lambang Tagged: , , ,

Hari ini selasa, 25 januari 2011. Menjadi awal perhelatan bagi anggota HMPS PBA (Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab) semester 3 yang melakukan resolusi baru untuk mengagendakan pameran hasil karya tangan mereka di atas kanvas. Kalau biasanya, berdiri tenda susun (terop: bahasa jawa) di halaman kampus STAIN ponorogo, pertanda bakal ada acara yang berhubungan dengan kemahasiswaan dan keorganisasian. Nah, untuk yang satu ini beda karena baru pertama kali diadakan oleh anak-anak ‘punggawa’ bahasa arab untuk mengadakan pameran kaligrafi. Saya sempat malu menyandang semester 5 dikarenakan belum mengagendakan kegiatan apapun bersama teman-teman satu prodi tadris inggris di kampus.

Walau tidak semewah dengan pameran-pameran yang ada di kota besar, kegiatan tersebut cukup mengisi kekosongan menjelang ujian akhir semester 31 januari 2011 ini sekaligus penggalangan dana dan menunjukkan eksistensi anak PBA semester 3 di banding dengan prodi lain dan semester atas (sebut 5-8). Salah satu panitia memberikan informasi bahwa acara ini merupakan hasil inisiatif kawan-kawan yang mendapat tugas dari dosen untuk membuat kaligrafi sebagai penilaian. Munculah sebuah ide brilian bagaimana seandainya hasil kerja mereka di pamerkan di depan kampus sebab merasa dibuang sayang jika produk corat-coret tersebut hanya di buat sekedar praktek semata. Ide dadakan itupun terealisasi atas persamaan persepsi, semangat kebersamaan, dan apresiasi buah karya anak negeri .

This slideshow requires JavaScript.

Statuses

Printer papers anywhere

In Daily / Experince on January 25, 2011 by Lambang Tagged: ,

Suatu malam sepulang cari makan di warung (Maklum, anak sekolah!) menuju tempat dimana saya bisa tidur di kampus, mata terperanjat sejenak melihat ada kertas printer di tempel dimana-mana. Tembok, pintu, luar ruangan, motor, bahkan sampai ke tempat wudlu di masjid kampus. “Gile, ane dikerja’in dap!” menggerutu. Ku buka pintu depan sebelum menuju ruang studio, saya yakin pelaku masih berkeliaran di sekitar sini. Tepak seperti prakira cuaca. 3 butir manusia pada pura-pura tidur dengan muka yang ndak bisa nahan ketawa. Langsung dach, jurus seribu bahasa ku semburkan pada mereka agar ngaku, siapa pencetus ide utama. Satu menit, dua menit, lima menit, belum kelar. Beberapa menit, akhirnya mereka tak bungkam selamanya. Terkuak sudah. Di akhir cerita, mereka minta imbalan yang setimpal dengan usaha untuk ngeprint, nempelin dimana-mana (Intinya bikin surprise tadi) dengan makan malam paksaan. Baik, saya kalah. Jalan baru ponorogo menjadi saksi alam atas keusilan itu. Lahapnya nasi pecel dan kopi dilidah mereka, ku bahagia campur sendu meminum ‘es kencur’ memandang jalanan.

Thank’s for everything, Dudes.

This slideshow requires JavaScript.

Statuses

New habit

In Daily / Experince on January 24, 2011 by Lambang Tagged:

Hobi yang tergolong baru dan sedikit merogoh kocek saku, tak jadi masalah bagiku. Bukan ajang fashion show atau ‘jeprat-jepret’ bak model di kolam renang Dap, melainkan menjaga kesehatan fisik dengan berenang. Rumayanlah, dengan kisaran Rp. 5000- Rp. 7500 bisa langsung nyeburin diri di ‘air kaporit’ (lha iya, petugas khan nge-jernihin air kolam pake kaporit!) sekaligus berusaha agar tidak bergaya batu di dasar lantai. Dan, alhamdulillah senang. Sedikit demi sedikit sudah bisa mengambangkan tubuh ini dari tepi satu ke tepi yang lain, walau masih ‘megap-megap’ kebanyakan nelen air (persis kecebong!). Selanjutnya, saya akan berusaha terus untuk belajar berenang. InsyaAllah.

Learn to swim, that’s learn how to survive.

Articles

Lupa

In Motivasion,Opinion on January 4, 2011 by Lambang Tagged: , , , ,

Lupa merupakan anugerah terbesar yang dirasakan manusia. Kita bahkan sering tak menyadarinya. Setiap hari bahkan lebih dari sekali kita sering lupa dengan hal-hal kecil disekitar kita. Contohlah sisir rambut, baru tadi pagi sehabis mandi, kita sisir rambut hitam ini agar terlihat rapi dan setelah dirasa cukup kadang dengan sesuka hati kita taruh di sembarang tempat. Hasilnya, di sore haripun setelah selesai mandi, jengkel karena ┬álupa dimana meletakkan sebuah sisir rambut saja menjadi awal permasalahan yang sering di sepelekan. Itu baru satu benda. Jangan kawan, permasalahan kecil bisa membesar jika sikap yang kita keluarkan selalu memandang remeh hal-hal kecil. Dari situ pembenahan sifat untuk menghargai harus di tanamkan. Read More »

Photos

Tak ada yang perlu disesali dan tak ada yang perlu di banggakan, 2010 lewat begitu saja dan hari ini sudah berganti 2011. Begitu cepat. ya sangat-sangat cepat pergantian tahun tadi malam. Suara bising motor pemuda di sekitar jalan baru ponorogo membuat saya tidak begitu menikmati malam tahun baru. Dan membanting stir ke arah lain yang lebih lenggang dengan sikon sejenak sepi untuk bertapa (bernaung tanpa nestapa). Ya begitulah, sudah bosan mendarah muda seakan libido menua dan musim peralihan hormon kedewasaan hinggap. Itu sekedar harapan kawan. Benar. Harap dan Do’a. Read More »

Image branding “salah tingkah” awal tahun 2011

Tagged: on January 1, 2011 by Lambang

13 Comments

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.