Posts Tagged ‘Ramadhan’

Links

Upload dulu sebelum makan #bukannya Do’a

In Up to me on August 5, 2012 by Lambang Tagged: , ,

Moment Puasa Ramadhan kali ini, rumayan banyak juga yang posting di facebook dengan menu buka puasa atau sahuuuuuuuuur yang kayak gini. hadeeeeewh.

Articles

Alhamdulillah, ramadhan tiba.

In Event on August 14, 2011 by Lambang Tagged: ,

Banyak manusia menemukan jalan hidupnya pada keterkaitan yang tak terkira, dengan berusaha menjadi sesuatu yang terbaik pada setiap tingkah laku dan tutur kata. Ramadhan kali sungguh indah, diisi oleh sanubari setiap insan untuk sepenuhnya melaksanakan ibadah yang di ridho’i di jalan Allah. Indahnya ramadhan bersama orang-orang tercinta, indahnya ramadhan dengan perasaan sabar menahan segala goda’an keduniawian, sebulan saja sudah cukup menjernihkan atas apa yang kita perbuat berupa kesalahan-kesalahan yang lalu. Apakah bakal kita sadari, mana yang sengaja maupun tidak disengaja kita lakukan dan telah bernilai dosa. Kita tak pernah mengetahui sejatinya itu. Hampir sama dengan pahala yang kita punya. Selama masih melaksanakan tanggung jawab untuk hidup di dunia, hasil amal tersebut tidak akan pernah di ketahui manusia secuilpun sampai ajal menjemput.

Anugerah terindah dan patut untuk di syukuri saat ini adalah dapat merasakan datangnya bulan ramadhan kali ini, ada penantian panjang manusia untuk sampai ke tahap seperti yang kita rasakan sekarang dan dengan perasaan yang berbeda-beda pula. Ada yang senang sewaktu menanti bulan ramadhan ini hingga memasukinya, ada yang biasa saja karena tidak merubah apapun, yang sukanya makan ya tetap bisa makan sebab memang tidak ada keinginan untuk berpuasa, yang sukanya gosip tetap aja rasan-rasan (membicarakan perihal orang lain), yang sukanya melihat aurat wanita yang bukan muhrim, masih saja belum menjaga pandangan ketika ada akhwat yang lewat di depan ikhwan sekalian. Ya memang bukan salah kaum lelaki sepenuhnya juga, banyak sekali wanita yang masih mengenakan pakaian serba minim bahan sehingga terdapat lekukan dan juga secuil bagian tubuh yang bisa dilihat orang lain. Dan masih banyak lagi macamnya apa yang di rasakan manusia mengenai datangnya bulan suci ramadhan.

Sebagai manusia yang biasa saja di mata orang lain dan Allah SWT (menurut aqli sendiri), saya hanya menerapkan satu amalan di bulan puasa yang disini dengan menahan lapar dari mulai terbit fajar hingga terbenam. Kandungan sejati berpuasa belum saya laksanakan dan terapkan dalam kehidupan, mulai apa sebenarnya makna puasa yang kita jalankan, menjaga pandangan kepada yang bukan muhrim (saya termasuk cowok yang jelalatan kalau lihat yang bening-bening, hadewh), menjaga perkataan untuk tidak membicarakan aib seseorang dan perkataan lain yang tak terkontrol ataupun kurang sopan, tingkah laku yang sak karepe dewe, kadang sedikit-dikit masih suka bohong demi menjaga kerahasiaan sesuatu. Ya begitulah, perasaan untuk terus intropeksi diri seakan wajib ada selama masih menginjakkan kaki di atas bumi-Nya.

saya (tukang sapu ijuk karbitan) bersama temen KPM & ustad wahyu sehabis bersih-bersih di masjid islamic centre slahung

Untuk ubudiyah di ramadhan kali ini terasa belum ada peningkatan, masih saja jarang nderes qur’an, sampai saat ini belum menyentuh air wudlu untuk menjalankan sholat tahajud, apalagi sholat dhuha yang selama ini saya planning ternyata bisa dihitung berapa kali saya lakukan. Intropeksi diri yang panjang dalam daftar kebaikan yang tak terlaksana, hehe. Yang jelas, walau banyak kekurangan diri saya dalam menjalankan ibadah dibulan suci ini, saya anggap ramadhan kali ini adalah ramadhan yang penuh berkah dan menarik daripada ramadhan-ramadhan sebelumnya dimana saya beserta beberapa teman seakademisi di kampus melaksanakan kegiatan KPM (Kuliah Pengabdian Masyarakat) yang sedikit berbeda versi dengan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di salah satu desa di ponorogo dan merasa dekat dengan seseorang untuk bertukar fikiran mengenai pengalaman hidup juga harapan (Aneh, bukannya deket sama Tuhan malah makhluknya. Heleh). Berusaha mencari apa makna yang terkandung setiap kali memasuki bulan suci ini dan terus menggali segala kebajikan yang dapat di laksanakan ditiap detik peristiwa. Semoga kita semua, kaum muslimin & muslimat, mendapat keberkahan menjalani puasa di bulan ramadhan yang penuh rahmat dan maghfirohnya.

Articles

Little Quotes in Ramadhan

In Opinion on August 15, 2010 by Lambang Tagged: ,

Bulan puasa telah tiba, tak terasa sudah memasuki hari ke-5 di ramadhan kali ini sejak tanggal 11 agustus 2010. Sehari sebelum puasa tiba, hawa berbuka sudah tercium di sepanjang jalan antara ponorogo madiun. Banyak penjual makanan dan jajanan pasar di pinggir jalan raya dan ramainya pedagang kaki lima. Tarawih pertama serasa nikmat walaupun tidak dilaksanakan di mushola sebelah rumah seperti ramadhan-ramadhan sebelumnya. Tidak tau kenapa, ramadhan kali benar-benar terasa berbeda. Yang jelas-jelas mencolok adalah tidak hadirnya saya di tengah keluarga. Ada perasaan bosan ketika berlama-lama di dalam rumah (Datang-Cuci baju-Setrika-Pergi), sudah tentu kamar pribadi seperti mengusirku untuk sekedar merebahkan badan di atas kasur berbusa.  Sekali lagi, ketenangan diri terganggu oleh perasaan. Ya begini jadinya menjadi seorang yang mulai bosan dengan kegiatan rumah. Hidup itu pilihan, saya memilih untuk jadi orang lapangan dengan kesibukan yang saya ciptakan dan selesaikan sendiri.

Ramadhan di dua tempat menimbulkan suasana yang berbeda pula. Ketika pulang ke madiun, sedikit suasana metropolis mulai terasa. Entah apa yang menyebabkan ini terjadi. Dan saya mulai meng-iya-khan bahwa keadaan seperti ini di karenakan madiun memang kota GADIS (perdagangan dan industri). Tak ada yang berubah, di bulan suci ini ternyata bisnis tetap jalan dan enterpreneur semakin bertambah. Konsis dengan perdagangan. Read More »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.